Friday, October 29, 2010

Drama Nabi Ibrahim AS

Pembaca budiman, kembali lagi bersua dengan kami di media ini, mengangkat tema "Let's Love Our Prophets" kembali kami ketengahkan drama menarik dihari ketiga pekan spesial TKIT Darul Abidin, drama yang dipersembahkan oleh bunda-bunda TKIT Darul Abidin & Staff untuk siswa-siswi TKIT Darul Abidin. Dalam kegiatan ini para siswa disambut dengan tumpukan bangunan besar yang terbuat dari dus-dus bekas mie instan.Bangunan besar ini adalah bagaikan sebuah berhala besar yang disembah oleh raja Namrudz dan para pengikutnya.

Dengan semangat dan antusias mereka menghancurkan bangunan berhala besar tersebut dengan kapak besar. Melihat ceria dan suka cita mereka, setelah menghancurkan berhala. membuat teman-teman yang lain turut serta menghancurkan berhala dengan penuh semangat.

Tett...teet....... Bel masukpun berbunyi, siswa-siswi TKIT Darul Abidin kembali berkumpul di Aula sekolah. Seperti biasa mereka mendengarkan dan menyaksikan drama yang diperankan oleh bunda-bunda TKIT Darul Abidin. Drama bertema tentang Nabi Ibrahim dan Raja Namrudz. Di sebuah kerajaan dikisahkan, seorang raja yang congkak dan kejam, yakni Raja Namrudz beserta bala tentara dan pengikutnya yang sedang menyembah berhala. Kemudian disaat pemujaan selesai tersebut, Nabi Ibrahim dengan penuh keberanian menghancurkan berhala-berhala yang telah disembah oleh Raja Namrudz dan para pengikutnya. Setelah menghancurkan semua berhala-berhala, Sebelum meninggalkan berhala-berhala yang telah dihancurkannya, kemudian beliau menyematkan kapak besar yang beliau bawa disebuah berhala yang paling besar.

Mengetahui bahwa berhala-berhala telah dihancurkan raja Namrudz dan bala tentaranyapun marah dan mencari tahu siapa yang menghancurkan berhala-berhala tersebut. Maka, setelah penyelidikan dan pencarian tersebut, ditangkaplah Ibrahim AS., beliau diberikan berbagai pertanyaan "hey!!! Ibrahim siapa yang menghancurkan berhala-berhala kami, Tuhan-tuhan kami???". "Coba kalian tanyakan saja kepada berhala paling besar itu!, mungkin ia mengetahuinya". jawab Ibrahim dengan penuh diplomatis. "bagaimana bisa ia menghancurkan berhala-berhala yang lain sedangkan ia saja tak dapat bicara dan bergerak, bahkan untuk memakan makanan yang kami sajikan saja ia tidak bisa". jawab pengawal raja Namrudz kesal. Namun, disinilah kecerdikan dan kecerdasan Nabi Ibrahim "itu kalian tahu, bahwa berhala dan patung-patung yang kalian sembah ini tidak dapat memberi manfaat sedikitpun kepada kalian, bahkan bahkan, untuk dirinya saja ia tidak dapat berbuat apa-apa".

Jawaban ini tentu saja membuat para pengikut raja Namrudz berpaling dan mengimani kerasulan Ibrahim dan mengimani keagungan Allah SWT. Raja Namrudz-pun marah dan segera membakar nabi Ibrahim AS didepan para pengawal dan bala tentaranya. Tetapi, dengan kebesaran Allah SWT, dengan mu'jizat-Nya Allah SWT menjinakkan api yang berkobar tersebut dengan rasa sejuk dan dingin sehingga Nabi Ibrahim AS tak merasakan panas jilatan api yang berkobar tersebut. Maha besar Allah yang dapat melindungi makhluk-Nya dari gangguan orang-orang jahat dan berhati kejam.

Semoga drama diatas bermanfaat dan membawa kebaikan bagi siswa-siswi TKIT Darul Abidin. Amiin.

0 komentar:

 

Copyright © Sekolah TKIT & PGIT Darul Abidin. Template created by Volverene from Templates Block
lasik surgery new york and cpa website solutions
WP theme by WP Themes Expert